Inalilahi waina iLaihi roojiuun
membujur jasad kaku setengah pucat
lelaki renta itu memejamkan mata
damai sekali.
seakan menyilakan malaikat sakaratul maut menjemputnya
jiwanya mungkin berguman;
Allahuakbar telah tiba waktuku, menemui-Mu
ta' ada lagi shalawat terdengarmanakala menjelang subuh
ta' ada derit pintuterdengar, dikeheningan
ta' ada lagi suara sandal setengah terseret
semua usaiba'da magrib Kamis malam
Abah
Kami kehilangan, suara adzanmukami kehilangan, suara iqamatmukami kehilangan, suara sholatmukami kehilangan.
Ya RobbTempatkanlah ia disisi-Mudi Syurga-MU yang kekal
Friday, May 13, 2005
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment